Kumpulancerita, dongeng dan legenda rakyat terbaik dari Cerita Rakyat Kalimantan Tengah yang diceritakan turun temurun dari nenek moyang kita, memiliki banyak pesan moral dan nilai-nilai budaya.
Kutukan Raja Pulau Mintin adalah latar dari Cerita Rakyat Kalimantan Tengah Legenda Buaya dan Naga. Cerita rakyat dari Kalimantan Tengah ini masih di percaya masyarakat sampai saat ini. Jika kalian pernah pergi ke Kalimantan Tengah kalian akan menemui Sungai Kapuas, pasan Kakak kalian harus selalu berhati-hati. Ingin tau alasan dari pesan Kakak tadi? Ada hubungannya dengan kisah ini. Cerita Rakyat Kalimantan Tengah Kutukan Raja Pulau Mintin Dahulu kala, ada sebuah kerajaan kecil di Pulau Mintin, Kalimantan Tengah. Kerajaan itu dipimpin oleh raja yang arif bijaksana. Kehidupan rakyatnya terjamin dan sejahtera. Rakyat sangat mencintai raja dan permaisuri. Suatu saat, permaisuri terserang penyakit aneh dan akhirnya meninggal dunia. Cerita Rakyat dari Kalimantan Tengah Legenda Raja sangat berduka cita. Ia menjadi kehilangan semangat dalam menjalankan pemerintahan. Oleh karena itu, ia bermaksud untuk pergi berlayar guna menghapus kesedihan hatinya. Saat mengutarakan rencananya, penasihat kerajaan bertanya, “Lalu siapakah yang akan menjalankan pemerintahan selama Tuan pergi?” Raja berpikir sejenak, lalu menjawab, “Kukira putra kembarku, Naga dan Buaya, mampu menjalankan tanggung jawab ini. Tolong, bantu mereka jika menghadapi kesulitan.” Sang penasihat mengangguk tanda mengerti. Setelah itu, Raja memanggil kedua putra kembarnya. “Anak-anakku, Ayahanda akan pergi berlayar sejenak. Sepeninggal ibu kalian, Ayah merasa kehilangan semangat hidup. Jadi Ayah pikir, ada baiknya jika Ayah pergi sejenak menenangkan diri. Untuk itu, Ayah minta kalian untuk menjalankan pemerintahan selama kepergian ayah,” pesannya. Meski Naga dan Buaya adalah kembar, sifat keduanya sangat bertolak belakang. Buaya yang bersifat baik dan pemurah, menjawab permintaan ayahnya, “Jangan khawatir, Ayah. Pergilah, Ananda berharap Ayah selamat dalam perjalanan dan pulang dalam keadaan yang lebih baik.” Sedangkan Naga yang sifatnya bertolak belakang dengan adiknya, merasa kalau permintaan ayahnya itu sebagai beban. “Hmm, tapi tak apalah. Jika Ayah tak ada, aku bisa menggunakan harta kerajaan untuk bersenang-senang,” pikirnya dalam hati. Ya, Naga memang senang berfoya-foya, ia tidak pernah memikirkan kepentingan orang lain. Cerita Rakyat Kalimantan Tengah Kutukan Raja Pulau Mintin Setelah Raja berangkat, Naga mulai berulah. la tak mau mendampingi Buaya menjalankan pemerintahan. Sehari-hari, kerjanya hanya tidur-tiduran dan bersenang-senang. Ia bahkan memaksa penasihat kerajaan untuk memberinya uang setiap hari. Dan semua uang itu ia habiskan untuk berjudi. Karena kesal dengan tingkah laku kakaknya Buaya lalu menghadap penasihat kerajaan untuk menegur Naga. Namun, Naga tak mengindahkan segala nasihat. Ia bahkan mengancam akan melaporkan penasihat kerajaan pada ayahnya. “Aku akan bilang pada ayah bahwa kau yang menghambur-hamburkan uang kerajaan. Ayah pasti lebih percaya pada anaknya sendiri,” kata Naga dengan sombong. Penasihat kerajaan pun tak berani menasihati Naga lagi. Hari berganti hari, tingkah laku Naga semakin menjadi-jadi. Bersama para pengawalnya, ia bahkan mendatangi rumah-rumah penduduk dan memaksa mereka untuk membayar pajak yang besar. Mendengar tindak tanduk Naga, Buaya menjadi sangat marah. Tanpa membuang waktu ia mendatangi Naga lalu menegurnya. “Naga, apa yang kau lakukan? Bukankah kau seharusnya menjalankan amanah yang diberikan Ayah?” Sambil tertawa-tawa, Naga mengejeknya, “Buaya, kau memang pengecut. Apa gunanya jadi raja jika tak bisa bersenang- senang? Ha… ha… ha…,” Buaya tak tahan lagi. Ia bertekad untuk menghentikan segala tindak-tanduk Naga. Namun, Naga pasti tak akan menyerah begitu saja. Dengan segenap kekuatannya, ia melawan Buaya. Pertempuran pun tak terelakkan. Dengan membawa pasukan masing-masing, mereka bertempur habis-habisan. Korban pun berjatuhan. Banyak pengawal yang mati sia-sia. Di tengah perjalanannya, hati Raja gundah- gulana. Ia merasa sesuatu sedang terjadi di kerajaaannya. Beliau lalu memerintahkan awak kapal untuk pulang. Firasatnya benar. Sesampainya di kerajaan, ia melihat mayat bergelimpangan di mana-mana. Belum hiiang rasa herannya, la melihat kedua putra kernbarnya sedang bertarung. “Apa-apaan ini?” teriaknya. Naga dan Buaya serentak menoleh pada ayahnya. Mereka Iangsung menghentikan pertarungan. Buaya menghampiri raja dan berkata, “Ampun Ayah, Ananda hanya ingin menghentikan tindakan Naga yang semena-mena.” “Bohong! Ia iri padaku Ayah. Ia ingin menjadi raja tunggal. Ia ingin membunuhku,” teriak Naga. Cerita Rakyat dari Kalimantan Tengah “Apa pun itu, kalian telah menyia-nyiakan kepercayaan Ayah pada kaIian. Lihatlah, berapa banyak korban yang jatuh gara-gara ulah kalian?” jawab raja dengan marah. Langit menghitam dan petir menggelegar ketika raja berteriak meluapkan amarahnya. “Demi ibumu, aku harus menghukum kalian! Buaya, jadilah kau seekor buaya. Ayah tahu tujuanmu baik, melindungi rakyat. Tapi kau juga menyengsarakan mereka, maka tinggallah di pulau ini dan jagalah rakyat dari serangan musuh!” Seketika berubahlah Buaya menjadi seekor buaya yang diiringi suara petir yang terus menggelegar. Melihat adiknya berubah menjadi buaya, Naga pun ketakutan. “Ampun Ayah, maafkan aku.” Raja memandang anaknya dengan rasa penyesalan. “Naga, jadilah kau naga yang sesungguhnya. Karena kesalahanmu, semuanya menjadi kacau. pergilah dari pulau ini, tinggallah di Sungai Kapuas. Tugasmu adalah menjaga Sungai Kapuas agar tidak ditumbuhi cendowan bantilung!” Dalam sekejap, Naga pun berubah menjadi seekor naga. la pergi meninggalkan ayahnya dan tinggal di Sungai Kapuas seumur hidupnya. Pesan moral dari Cerita Rakyat Kalimantan Tengah Legenda Buaya dan Naga untukmu adalah Patuhilah nasihat orangtua. Jangan menyia-siakan kepercayaan yang mereka berikan padamu. Baca Cerita Rakyat Kalimantan Tengah sebelumnya yaitu Legenda Hantuen
Karenamemang Isen Mulang menjadi pestanya rakyat Kalimantan Tengah. Propinsi Kalimantan Tengah awal sejarah lahirnya adalah merupakan pemekaran wilayah dari Propinsi Kalimantan Selatan, 53 tahun yang lalu, dan pada tanggal 23 Mei 2010 yang lalu merupakan Ulang Tahun hari jadi yang ke 53. Menurut cerita, ritus ini merupakan peringatan atau
Kisah Nyai Balau Kehilangan Anak Kalimantan TengahKisah Nyai Balau Kehilangan Anak Kalimantan Tengah Dulu, di daerah Tewah, Kabupaten Kapuas,...Read More Asal Mula Danau Malawen Kalimantan TengahKisah Asal Mula Danau Malawen Kalimantan Tengah Alkisah, di tepi sebuah hutan di daerah...Read More Kisah Ambun Dan Rimbun Kalimantan TengahKisah Ambun Dan Rimbun Kalimantan Tengah Konon, pada zaman dahulu kala, di sebuah kampung di...Read More Sangi Sang Pemburu Kalimantan TengahKisah Sangi Sang Pemburu Kalimantan Tengah Pada zaman dahulu kala, di Kalimantan Tengah,...Read More Kutukan Raja Pulau Mintin Kalimantan TengahKisah Kutukan Raja Pulau Mintin Kalimantan Tengah Konon zaman dahulu kala, terdapat sebuah...Read More Kisah Si Bideng Kalimantan TengahKisah Si Bideng Kalimantan Tengah Di sebuah kampung di daerah Kalimantan Tengah, hiduplah...Read More

Mediaberbagi informasi dari kita untuk indonesia dan mancanegara

KUMPULANBERITA : CERITA RAKYAT. Cerita Rakyat Kalimantan Barat, Asal-Usul Bukit Kelam Ini salah satu cerita rakyat Kalimantan Barat yang cukup populer Terkini Unik, Tradisi Topeng Labu Silaturahmi Lebaran di Muarojambi yang Dipertahankan Di tengah peperangan, pasukan dari Cik Sima sudah mulai terdesak, banyak korban berjatuhan, situasi
kumpulancerita rakyat Kalimantan Tengah. 4.581 suka · 9 membicarakan ini. kumpulan cerita dayak kalteng dan kumpulan humor bahasa dayak

subjekcerita rakyat / kalimantan barat Bahasa Indonesia Call Number KC/398.209598 ZUL p

CeritaRakyat Kalimantan Tengah - Asal Mula Danau Malawen. Alkisah, di tepi sebuah hutan di daerah Kalimantan Tengah, Indonesia, hidup sepasang suami-istri. Kumpulan Cerita Rakyat Kalimantan Timur October 27, 2018 October 29, 2018 jmw 0. Leave a Reply Cancel reply. Ikanduyung menghasilkan banyak cerita rakyat di berbagai negara. Tapi di Indonesia asal ikan duyung menjadi salah satu cerita rakyat yang berkembang di provinsi Sulawesi Tengah. Kisah ikan duyung masih diceritakan secara turun-temurun hingga sekarang. Dikutip PORTAL JEMBER dari salah satu unggahan video di kanal Youtube Dongeng Kita pada 15 Bacajuga: 7 Fakta Menarik Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara yang Penduduknya Ternyata Tak Lebih dari 200.000 Jiwa. Untuk itu, masyarakat Indonesia tampaknya harus lebih mengenal provinsi yang satu ini. Berikut 7 fakta menarik tentang Kalimantan Timur yang dirangkum dari berbagai sumber: 1. Dibentuk Tahun 1956. .
  • pm1ysy54c2.pages.dev/48
  • pm1ysy54c2.pages.dev/513
  • pm1ysy54c2.pages.dev/388
  • pm1ysy54c2.pages.dev/500
  • pm1ysy54c2.pages.dev/842
  • pm1ysy54c2.pages.dev/566
  • pm1ysy54c2.pages.dev/801
  • pm1ysy54c2.pages.dev/389
  • pm1ysy54c2.pages.dev/97
  • pm1ysy54c2.pages.dev/426
  • pm1ysy54c2.pages.dev/679
  • pm1ysy54c2.pages.dev/147
  • pm1ysy54c2.pages.dev/885
  • pm1ysy54c2.pages.dev/392
  • pm1ysy54c2.pages.dev/932
  • kumpulan cerita rakyat kalimantan tengah